Menu

Mode Gelap

Lingkungan · 5 Apr 2023 11:00 WIB ·

Warga Protes Keras Stockpile Batubara di Candi Rejo Air Molek, Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Inhu Rezita Diminta Segera Cabut Izin


					Warga Protes Keras Stockpile Batubara di Candi Rejo Air Molek, Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Inhu Rezita Diminta Segera Cabut Izin. [Menara.co.id] Perbesar

Warga Protes Keras Stockpile Batubara di Candi Rejo Air Molek, Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Inhu Rezita Diminta Segera Cabut Izin. [Menara.co.id]

Menara.co.id, Indragir Hulu- “Untuk menjaga normalisasi lingkungan yang asri di kota Air Molek sekitarnya, tolong kepada Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi agar terminal penimbunan (stockpile) batubara yang dijadikan area di Desa Candi Rejo Air Molek di tutup segera”.

Pernyataan keras tersebut ditandaskan Fungsionaris Juang 45, Hatta Munir dengan sejumlah elemen masyarakat Candi Rejo, Air Molek Inhu, Rabu (5/4)

Dikatakan penutupan terminal batubara itu dilakukan guna menjaga kondusifitas lingkungan sekitar dan mencegah tidak berlarutnya terjadi kerusakan badan jalan di lintas tengah Japura-Air Molek- Peranap yang telah mengganggu kenyamanan lalu lintas karena ulah ribuan truk batubara yang Over Dimention dan Loading (Odol) selama ini.

Baca juga:  Redupnya Sinar Ganjar Di HUT PDI-P, Tak Dihiraukan Megawati Hingga Duduk Berimpitan Dengan Kader Lain

[Menara.co.id]
“Kami warga Air Molek Candi Rejo dan sekitarnya masih menunggu kebijakan baru dari Gubernur Riau dan Pemkab Inhu apakah merespon aspirasi hak normatif warga akan menutup Stockpile di Air Air Molek. Jika keluhan ini dianggap sebagai sekedar pepesan belaka tidak menutup kemungkinan kami akan langsung melaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo dan stakeholder lainnya di pusat Jakarta”, tegas Hatta

Kepada Menara.co.id salah seorang ketua RT Candi Rejo, Kiki menyesalkan rekom yang sempat diberikan oleh kepala desa dan camat Pasir Penyu, dan pemerintah daerah izin Stockpile yang berdampak pada lingkungan.

Selian lingkungan dicercemari debu dan jalan rusak juga stockpile batubara telah berdampak pada kebisingan disekitar lokasi akibat aktifitas mesin alat berat dan ratusan truk saat bongkar muat di titik lokasi.

Baca juga:  Ricuh.! Demo di Kantor KPU Inhu, 1 orang Terluka

“Kami mendesak kepala desa dan pihak kecamatan untuk mencabut rekom dadakan yang terlanjur di layangkan kepada pemerintah daerah”, tegas Kiki. (Tamb/Jos/Fs)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

Redaksi Menara badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bagikan Sembako, Polsek Seberida Cooling System Pemilu Damai di Desa Bandar Padang

13 Februari 2024 - 14:45 WIB

Gaungkan Pemilu Damai 2024, Polsek Kuala Cenaku Goro dan Salurkan Bansos di Pasar Rakyat

5 Februari 2024 - 13:26 WIB

Sat Samapta Polres Inhu Patroli, Silahtuhrahmi dan Salurkan Bantuan di 2 Lokasi Banjir

3 Februari 2024 - 15:17 WIB

Polsek Kelayang Edukasi Pemilu Damai Bersama Tokoh Adat Talang Mamak Rakit Kulim

23 Januari 2024 - 19:55 WIB

Polsek Batang Cenaku Sosialisasikan Pemilu Damai, Narkoba dan Tertib Lantas

22 Januari 2024 - 15:12 WIB

Polsek Batang Gansal Ajak Organisasi Buruh Sukseskan Pemilu Damai 2024

21 Januari 2024 - 09:30 WIB

Trending di Lingkungan