Menu

Mode Gelap

Indeks · 4 Feb 2023 14:41 WIB ·

Tidak Ada Solusi Lain, Truk Odol Batubara Stop Melintas di Jalan Raya Nasional dan Bangun Jalan Alternatif


					Pemrov Riau dalam hal ini Gubernur Riau Syamsuar sudah saatnya membangun jalan alternatif untuk jalur angkutan batubara di Inhu. [Menara.co.id] Perbesar

Pemrov Riau dalam hal ini Gubernur Riau Syamsuar sudah saatnya membangun jalan alternatif untuk jalur angkutan batubara di Inhu. [Menara.co.id]

Menara.co.id, Indragiri Hulu- Kerusakan badan jalan nasional yang meliputi ruas jalan kabupaten, provinsi dan jalan negara di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau semakin memprihatinkan dan disebabkan truk Over Dimention/Loading (Odol) angkutan transportasi batubara yang semena-mena selama ini.

“Tidak ada solusi lain kecuali harus di stop angkutan batubara melintas di jalan umum negara. Dan membangun jalan khusus akses jalur angkutan batubara dari titik lokasi penambangan ke lokasi akhir Stockpile (penumpukan)”, tegas Hatta Munir Penasehat Forum Pemantau Aset Negara (F-PAN) Inhu, Riau Indonesia kepada Menara.co.id, Sabtu (4/2) menyusul keluhan masyarakat akibat kerusakan badan jalan umum yang ditimbulkan angkutan truk Odol batubara di Inhu.

Baca juga:  Serah Terima Tahap II dalam Perkara Daging Sapi dan Rajungan Atas Nama 3 Orang Tersangka

Seharusnya Gubernur Riau, Syamsuar agar membuat kebijakan yang tegas dengan berpikir jernihlah dan rasional terhadap kondisi kerusakan ruas jalan negara di Inhu, dimana keadaan sekarang telah sangat mengganggu arus lalu lintas bagi pengguna jalan lainnya.

“Kerusakan jalan negara yang meliputi jalan provinsi, kabupaten bahkan jalan kecamatan dan desa di Inhu hanya karena diberi izin oleh Pemrov Riau kepada pelaku usaha angkutan truk batubara secara bebas”, kesal Hatta

Foto : [Menara.co.id/Tamb]
Ratusan truk odol angkutan batubara melintas bebas diruas jalan provinsi, kabupaten dan kecamatan dengan hampir 90 kilometer dari titik start Peranap ( lokasi tambang) menuju Kwala Cenaku lokasi penumpukan mengalami gangguan lalu lintas dan sejumlah titik ruas jalan rusak dan penuh lubang menganga.

Baca juga:  Jam-Pidsus Serah Terima Tanggung Jawab Berkas Perkara Tersangka JGP dengan JPU, Begini Sangkaannya.!

“Jangan hanya memikirkan kontribusi
budget atau perkiraan pendapatan dan pengeluaran pada priode dan waktu tertentu saja pemerintah. Tetapi mengabaikan hak kenyamanan dan keamanan ratusan ribu jiwa penduduk Inhu yang juga mempergunakan akses jalan negara tersebut.” tegas Hatta

Sudah saat Gubernur Riau Syamsuar dan steikholder lainnya DPRD Provinsi membuat kebijakan baru dengan membuat jalan khusus bagi angkutan truk batubara dalam waktu dekat ini.

“Kami rakyat cilik ini telah terusik banget kenyamanan saat melintas di akse jalan Japura- Peranap dan Rengat- Kwala Cenaku karena kehancuran jalan pak Gubri Syamsuar? Tolong segera di bangun jalan alternatif bagi angkutan batubara”, pungkas Hatta (Tamb)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Redaksi Menara badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Seberida Ringkus Pasutri Pengedar Narkoba, 10 Gram Sabu Diamankan

15 Mei 2024 - 22:20 WIB

Sukseskan Pemilu Damai 2024, Polsek Lirik Duduk Bareng Pengurus Banser

3 Februari 2024 - 15:13 WIB

Sat Binmas Polres Inhu Patroli Keliling Kota Rengat Sambil Serukan Pemilu Damai

23 Januari 2024 - 19:59 WIB

Kapolres Inhu Wujudkan Impian Julita Untuk Miliki Kaki Palsu

18 Oktober 2023 - 22:35 WIB

Polres Inhu Ungkap Kasus Karhutla di Desa Siambul, Pelaku Sengaja Bakar Lahan

14 Oktober 2023 - 01:06 WIB

Kapolsek Peranap Pimpin Latihan Penggunaan Sasumata

10 Oktober 2023 - 16:43 WIB

Trending di Indeks