Menu

Mode Gelap

Politik · 30 Nov 2022 20:15 WIB ·

Simbosis Mutualisme, Elektabilitas Partai Nasdem Meningkat Usai Deklarasi Anies Baswedan Sebagai Capres


					Anies Baswedan Dan Surya Paloh Pada Acara Deklarasi Calon Presiden 2024 Perbesar

Anies Baswedan Dan Surya Paloh Pada Acara Deklarasi Calon Presiden 2024

Menara.co.id I Jakarta – Elektabilitas Partai Nasdem menunjukkan peningkatan menurut temuan survei Charta Politika periode November 2022. Tingkat elektoral partai pimpinan Surya Paloh itu berada di angka 6,0 persen.

Pada survei Charta Politika yang dirilis September lalu, Nasdem hanya mengantongi elektabilitas 4,8 persen, atau terpaut 1,2 persen dengan survei terbaru.

Sementara itu, pada Juni 2022, elektabilitas Nasdem di angka 5,3 persen. Lalu, 5,1 persen pada survei April 2022.

“Dari survei ini, ada kecenderungan ini angka tertinggi yang didapatkan oleh Nasdem selama tahun 2022,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika dalam tayangan YouTube Charta Politika Indonesia, Selasa (29/11/2022).

Menurut Yunarto, peningkatan angka elektoral ini bisa jadi dipengaruhi oleh langkah Nasdem mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).

Baca juga:  Kaban dan Bendahara BPKAD Kuansing Ditetapkan Tersangka Diduga Korupsi Modus Operandi Perjalanan Dinas Fiktif dan Markup

Apalagi, setelah deklarasi pencapresan pada awal Oktober lalu, jajaran Partai Nasdem di berbagai daerah langsung bergerak melakukan upaya-upaya pemenangan, yang juga melibatkan Anies Baswedan.

Oleh karenanya, kata Yunarto, ada kemungkinan pencapresan Anies memberikan dampak elektoral atau efek ekor jas terhadap Nasdem.

“Bisa dispekulasikan kalau dilihat dari sisi momentum, ada pengaruh positif dari deklarasi Partai Nasdem terhadap Anies Baswedan,” tuturnya.
Namun demikian, elektabilitas Nasdem itu berada di urutan ketujuh. Nasdem masih kalah dari dua partai yang disebut-sebut hendak membangun koalisi bersama, yaitu Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam survei yang sama, Demokrat berhasil masuk lima besar dan berada di urutan kelima dengan elektabilitas 7,3 persen. Sedangkan PKS mengantongi elektabilitas 6,9 persen, menempatkannya di urutan keenam.

Baca juga:  Kemendagri Imbau Komitmen Provinsi Jawa Tengah Dukung Percepatan Stop Buang Air Besar Sembarang (SBS)

Sementara itu, PDI Perjuangan masih konsisten memimpin di urutan teratas dengan tingkat elektoral 21,7 persen.

Di urutan kedua ada Partai Gerindra dengan elektabilitas 14,5 persen, lalu Partai Golkar di urutan ketiga dengan elektabilitas 9,8 persen.
Menurut Yunarto, elektabilitas ketiga partai politik cenderung mengalami stagnasi dalam dua bulan terakhir. Namun, bagi PDI-P dan Golkar, terlihat tren penurunan yang cukup signfikan.

“Catatan khusus buat PDI Perjuangan, angka ini sebetulnya bisa dikatakan angka yang cukup besar penurunannya dibandingkan dengan bulan Juni, begitu juga pada Partai Golkar,” katanya.

Setelah Golkar, di urutan keempat ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan elektabilitas 8,5 persen. Lalu, loncat ke urutan kedelapan ada Partai Amanat Nasional atau PAN (4,0 persen), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Berikut elektabilitas 18 partai politik menurut survei terbaru Charta Politika, diurutkan dari angka terbesar hingga yang terkecil:

Baca juga:  BIMBINGAN TEKNIS REFORMASI BIROKRASI TEMATIK DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN RI TAHUN 2023

PDI-P: 21,7 persen;
Partai Gerindra: 14,5 persen;
Partai Golkar: 9,8 persen;
PKB: 8,5 persen;
Partai Demokrat: 7,3 persen;
PKS: 6,9 persen;
Partai Nasdem: 6,0 persen;
PAN: 4,0 persen;
PPP: 3,6 persen;
Perindo: 2,5 persen;
Partai Solidaritas Indonesia (PSI): 0,5 persen;
Partai Bulan Bintang (PBB): 0,5 persen;
Hanura: 0,4 persen;
Partai Republiku Indonesia: 0,2 persen;
Partai Gelora: 0,2 persen;
Partai Buruh: 0,2 persen;
Partai Keadilan dan Persatuan (PKP): 0,1 persen;
Partai Garuda: 0,1 persen;
Tidak tahu/tidak jawab: 13,1 persen.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Redaksi Menara badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pastikan Distribusi Logistik Pemilu Aman, Polres Inhu Gelar Pelatihan

5 Februari 2024 - 13:42 WIB

Minta Didoakan Pemilu Damai dan Aman, Kapolres Inhu Roadshow Ke Ponpes dan Kiyai

5 Februari 2024 - 13:39 WIB

Bersama Sekda Inhu, Kasat Lantas Serukan Pemilu Damai di Lokasi CFD Rengat

5 Februari 2024 - 13:36 WIB

Kapolsek Rengat Barat Edukasi Pemilu Damai Pada Karyawan dan Serikat Kerja

5 Februari 2024 - 13:32 WIB

Kasat Lantas Turun Tangan, Wajib Pajak Kembali di Imbau Sukseskan Pemilu

5 Februari 2024 - 13:29 WIB

Gaungkan Pemilu Damai 2024, Polsek Kuala Cenaku Goro dan Salurkan Bansos di Pasar Rakyat

5 Februari 2024 - 13:26 WIB

Trending di Budaya