Menu

Mode Gelap

Hukum · 1 Feb 2023 01:04 WIB ·

Seret Menegemen PT RNT dan PT TTN Berikut Oknum Aparatur Desa Yang Jual Lahan Hutan Kawasan


					Keadaan lereng hutan kawasan penyangga TN Bukit Tiga Puluh jadi incaran kaum kavitalis di perbatasan Riau-Jambi. Hutan HPT dan HPK ribuan hektare telah bergeser jadi kebun sawit oleh menegemen PT RNT dan TTN. [Menara.co.id] Perbesar

Keadaan lereng hutan kawasan penyangga TN Bukit Tiga Puluh jadi incaran kaum kavitalis di perbatasan Riau-Jambi. Hutan HPT dan HPK ribuan hektare telah bergeser jadi kebun sawit oleh menegemen PT RNT dan TTN. [Menara.co.id]

Menara.co.id, Indragiri Hulu- Kembali Ketua umum Lembaga Penyelamat Hutan Indonesia- Kawasan Laut Hutan dan Industri (LPHI-KLHI) Mugni Anwari Titirloloby dari Jakarta menyampaikan kepada Menara.co.id agar DLHK Prov Riau dan Prov Jambi serta Polda Riau menyeret menegemen PT Ronatama (RNT) dan PT Toton Naibaho (TTN) karena diduga keras telah mengusahai hutan kawasan yang berlokasi di Desa Sipang, Alim, Lahai Batang Cenaku dan Siambul Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) percisnya di kaki konsesi Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) perbatasan Prov Riau dan Jambi.

“Jangan dibiarkan lagi oleh penegak hukum di daerah jika ada indikasi kuat para oknum kavitalis melakukan tindak pidana kejahatan kehutanan seperti menegemen RNT dan TTN yang hanya modal kedok kelompok tani (KT) atau koperasi dan kemudian ada Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dikeluarkan oleh desa itu tidak realistis secara hukum di kehutanan”, tandas Mugni, Selasa (31/1) malam menyusul supermasi hukum khususnya di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Baca juga:  Gegara Gunakan TWP Tanpa Perencanaan, Akhirnya Tersangka "AS" Masuk Bui
Foto : (Bermadah.co.id)

Dikatakan kondisi hutan TN Bukit Tiga Puluh di perbatasan Riau dan Jambi dan secara geografis terbuka karena berada di bentangan jalan lintas sumatera telah mendorong para pelaku usaha menginvestasikan modal tanpa perizinan yang sah dengan membangun kebun kelapa sawit di sekeliling kawasan TN Bukit Tiga Puluh baik dari arah Jambi maupun Riau mendesak ke arah kawan taman nasional.

“Jika pihak penegak hukum DLHK Riau dan Jambi masih enggan menerapkan konstitusi tentang kehutanan dan lingkungan hidup dikhawatirkan hutan kawasan dan primer taman nasional bisa bergeser dari status taman nasional menjadi lahan kebun sawit kaum kavitalis”, cemas Mugni

Diterangkan dari Prov Jambi percisnya dari Simpang Rambutan, Silensen dan Keritang serta Sungai Akar para pelaku petani sawit berdasi andil membuka lahan baru kebun sawit di kawasan ini dengan luasan yang variatif. “Dari luasan 50 hektare s/d 100 hektare untuk dikuasai satu orang pemodal tidak sedikit dijumpai disana hanya dengan modal SKT yang diterbitkan desa setempat.”, jelasnya

Baca juga:  Kajati Riau Dr. Supardi Melakukan Kunjungan Kerja ke Kejari Indragiri Hulu
Menegemen RNT dan TTN dapat mengusahai lahan status Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Produksi Konversi (HPK) di kaki hutan perawan TNBT itu dengan cara transaksi jual beli lahan melalui aparatur desa. [Menara.co.id]

Bahkan hal yang sama dari arah Prov Riau pelaku usaha terus berperan membangun kebun sawit di Batang Cenaku, Desa Sipang, Alim dan Lahai berlanjut tembus ke Desa Balai Rajo Jambi yakni RNT dan TTN dengan modus kelompok tani setelah ada transaksi jual beli lahan dengan sejumlah oknum aparatur desa.

“Sekarang keadaan rill TNBT sekelilingnya telah dikepung para kavitalis dengan cara alih fungsi kawasan hutan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan HPK (Hutan Produksi Konversi) tanpa izin pelepasan dari kementerian LHK RI menjadi areal kebun sawit milik pribadi perorangan maupun perusahaan, semuanya mendesak kearah kawasan hutan TNBT karena lereng taman sebagai penyangga kawasan nyaris porak-poranda, tindak tegas dan seret para pelaku usaha kebun yang melawan hukum”, tegas Mugni. (Tamb)

Artikel ini telah dibaca 175 kali

Redaksi Menara badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Empat Pelaku Persetubuhan Anak Bawah Umur Diringkus Polsek Lirik

1 Juni 2024 - 18:05 WIB

Polres Inhu Gelar Upacara Sertijab Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek

31 Mei 2024 - 19:37 WIB

Dua Pengedar dan Kurir Sabu di Seberida Dibekuk Satres Narkoba Polres Inhu

31 Mei 2024 - 19:32 WIB

Pengedar dan Kurir Sabu di Seberida Dibekuk Satres Narkoba Polres Inhu

31 Mei 2024 - 19:29 WIB

Polsek Batang Cenaku dan Polsek LBJ Ringkus Pengedar Sabu, Ini Jumlah Barang Buktinya

12 Mei 2024 - 22:36 WIB

Tiga Pria dan Satu Wanita Pengedar Sabu Diringkus Polsek Peranap

12 Mei 2024 - 22:33 WIB

Trending di Hukum