Menu

Mode Gelap

Lingkungan · 23 Jan 2023 21:37 WIB ·

Ketua Apindo Inhu Mastur Kepada Gubri Syamsuar Mengusulkan Jalan Alternatif Batubara Lewat Jalinsel- Kwala Cenaku


					Ketua DPD Apindo Inhu Mastur Mendambakan Kepada Gubri Syamsuar Segera Menginisiasi Jalan Alternatif Angkutan Batubara Lewat Jalinsel Menuju Kwl Cenaku. [Menara.co.id] Perbesar

Ketua DPD Apindo Inhu Mastur Mendambakan Kepada Gubri Syamsuar Segera Menginisiasi Jalan Alternatif Angkutan Batubara Lewat Jalinsel Menuju Kwl Cenaku. [Menara.co.id]

Menara.co.id, Indragiri Hulu- Ketua umum DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Mastur mengusulkan kepada Gubernur Prov Riau Syamsuar agar menjadikan ruas jalan alternatif angkutan tambang batubara dari jalan lintas tengah dialihkan ke rute jalan lintas selatan (Jalinsel) menuju Kwala Cenaku sebagai lokasi titik akhir penumpukan transit ke transportasi air dan laut.

“Rute yang paling efisien dan efektif harus lewat Jalinsel, Pangkalan Kasai dan Kelesa berlanjut masuk jalan poros perkebunan PT DPN Group melewati jalan poros PT KAT, BBU, BAY langsung finish di titik penumpukan (Stokpile) Kwala Cenaku perbatasan Inhu dan Inhil”, harap Mastur Ketua umum DPD Apindo Inhu, Senin (23/1)

Dikatakan Apindo Inhu siap mengerjakan pengerasan rute ruas jalan alternatif dimaksud sepanjang ada dukungan dari pihak pemerintah provinsi dan daerah kabupaten Inhu, sehingga kerusakan dan kemacetan

Baca juga:  Gakkum LHK RI, Polda Riau, DLHK Riau Segera Sikat Menegemen PT RNT dan PT TTN Diduga Rampas Hutan Negara di Inhu Riau dan Jambi

Batu bara di titik penumpukan akhir. [Menara.co.id]
pada ruas jalan di lintas tengah Japura- Peranap dan Rengat -Kwala Cenaku terhindar dan tidak akan terjadi lagi seperti dua tahun terakhir ini.

“Untuk mendorong kenyamanan dan kelacaran lalu lintas di Inhu Apindo dalam hal ini siap dalam bentuk kondisi apapun itu asal ada dukungan penuh dari Gubri Syamsuar sebagai yang berwenang penuh dalam pengalihan rute angkutan truk batubara, dan kayu serta truk tangki Cruid palm oil (CPO) yang selama ini dinilai tidak layak lagi melintas di ruas jalan lintas tengah Japura-Peranap dan Rengat -Kwala Cenaku pelabuhan”, harap Mastur

Diprediksi lokasi pertambangan batubara dari Peranap jika ditari jarak jauh dalam rentang panjang hanya 63 kilometer ke jalur lintas sumatera Pangkalan Kasai berlanjut ke Desa Kelesa. Selanjutnya Kelesa ke Pelabuhan Kwala Cenaku titik penumpukan akhir 40 kilometer saja

Baca juga:  Kapolres Inhu Resmikan Pustaka Air Keliling Dipedalaman Talang Mamak

“Dari rute dimaksud sangat memungkinkan dijadikan alternatif jalan lain khusus untuk angkutan batubara di Inhu dari pada mempergunakan prasarana sungai Indragiri yang riskan bagi pelaku angkutan batubara dalam jangka pendek terlebih jangka panjang”, imbuh direktur PT Kurnia Subur (KS) tersebut.

Disebutkan berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2020 silam, Riau di Indragiri Hulu (Inhu) memiliki kandungan mineral tergolong potensial dan berjangka lama setelah Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan penghasil batu bara terbesar di Indonesia. Provinsi ini menyumbang 268.449 ton atau 47,9% dari total batubara yang diekstraksi di Indonesia.

“Dengan kekayaan kandungan alam batubara di Inhu, Riau sudah sepantasnya dirancang alternatif jalan darat baru khusus tambang batubara di Inhu yang ramah akan lingkungan serta berjangka lama”, usul Mastur

Baca juga:  Bersama Forkopimda, Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal Pimpin Apel Kesiapsiagaan Atasi Bencana

Kini pertumbuhan pelaku usaha pertambangan di Inhu kian marak sebagai bukti konkrit keyakinan pegiat usaha komoditi bahan bakar ini menjanjikan kedepan.

Menurut data Apindo Inhu tahun 2022 pelaku usaha pertambangan batubara di Inhu Peranap tercatat PT Samantaka Batubara (SBB), PT Era Perkasa Meaning (EPM), PT Pertambangan Investasi Riau (PIR), PT Edco, PT Datama, PT Anugerah Riau, PT IBE dan PT Bukit Asam (BA).

“Sesuai indeks pertumbuhannya cenderung naik pada setiap tahunnya, karena itu Apindo siap bersinergi dengan Pemrov Riau dan daerah Inhu mewujudkan wacana jalan alternatif angkutan batubara lewat Jalinsel menuju Kwala Cenaku”, tutup Mastur. (Tamb)

Artikel ini telah dibaca 146 kali

Redaksi Menara badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Paparkan Saat Rakor Lintas Sektoral, Kapolres Inhu Wujudkan Progam PATEN

6 April 2024 - 17:49 WIB

Kasad Berangkatkan Ribuan Peserta Mudik Bersama Keluarga Besar Mabesad 2024

6 April 2024 - 17:45 WIB

Personel Pospam dan Posyan Polres Inhu aktif Patroli Titik Rawan Laka

6 April 2024 - 17:43 WIB

Dapat Baju Baru dan Dimandikan Kapolres Inhu, ODGJ Menangis Haru

29 Februari 2024 - 07:42 WIB

Bagikan Sembako, Polsek Seberida Cooling System Pemilu Damai di Desa Bandar Padang

13 Februari 2024 - 14:45 WIB

Gaungkan Pemilu Damai 2024, Polsek Kuala Cenaku Goro dan Salurkan Bansos di Pasar Rakyat

5 Februari 2024 - 13:26 WIB

Trending di Budaya