Menu

Mode Gelap

Hukum · 7 Apr 2023 18:59 WIB ·

Kami Berharap Semua Pihak Bisa Memahami Keputusan KPK Dan Tidak Ikut Berpolemik


					[Menara.co.id] Perbesar

[Menara.co.id]

Menara.co.id, Jakarta- Ironis jagat media sosial saat ini diramaikan oleh adanya polemik antara KPK dengan Brigjen Endar yang mana di sebabkan oleh adanya pencopotan Brigjen Pol Endar Priantoro, dan kini KPK sudah tidak lagi mengajukan masa perpanjangan beliau, akan tetapi sebagai apresiasi atas pengabdiannya maka KPK juga mengajukan promosi jabatan untuk Direktur Penyelidikan di Polri,”

Menyikapi hal ini maka Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi dalam rilisnya mengatakan bahwa apa yang telah di putuskan oleh KPK sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Bahwa KPK mengambil keputusan tersebut diambil dengan dasar masa penugasan dari Polri kepada Endar di KPK telah habis per 31 Maret 2023. Dengan adanya perbedaan pandangan ini maka kami meminta agar publik dan elit politik untuk tidak ikut campur dalam mengomentari polemik ini sehingga tidak ikut memperkeruh situasi. Kami juga sangat menyayangkan adanya tuntutan dari berbagai pihak yang meminta agar ketua KPK mundur dari jabatannya. Karena
“Seruan seperti itu tidak sehat. Terus terang, kerugian besar untuk Indonesia jika ketua KPK Firli Bahuri di jatuhkan atas dasar yang tidak mendasar dan substansi.

Baca juga:  Kapolres Inhu Wujudkan Impian Julita Untuk Miliki Kaki Palsu

Menurut kami pihak KPK sudah berada pada posisi yang benar terkait masalah ini, yakni merujuk dengan aturan yang berlaku di KPK. Oleh karena itu para pihak dapat menerima keputusan KPK secara biijaksana. Dan tidak terpancing oleh narasi yang di framing oleh pihak ketiga yang berniat menunggangi polemik ini. Kami sangat menyayangkan adanya pihak ketiga sering kali membuat pernyataan yang blunder dalam mengomentari KPK, sehingga selalu saja menyalahkan KPK dalam berbagai kondisi tanpa mau menyimak dan menerima penjelasan dari KPK secara utuh.

Kami sangat menyayangkan adanya aksi demontrasi yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa untuk menuntut mundur ketua KPK, sebab hal itu dapat di tunggangi oleh kepentingan tertentu, sudah seharusnya mahasiswa yang melakukan aksi demontrasi paham dan memperhatikan substansi permasalahan yang ingin diperjuangkan, sehingga tidak terkesan asal demonstrasi. Aksi yang menuntut mundur ketua KPK terkesan tidak independen dan tidak objektif, oleh karena itu jangan terjebak dalam framing di media untuk menyudutkan KPK yang pada ahirnya dapat merugikan semua pihak. (Tb/Js/Fs)

Baca juga:  Jam-Pidsus Periksa 4 Orang Saksi Terkait Perkara BAKTI Kementerian Kominfo dan 1 Orang Saksi pada Perkara Dana Pensiun

*Azmi. Hidzaqi*
*Kordinator LAKSI*

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Redaksi Menara badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolsek Rengat Barat Edukasi Pemilu Damai Pada Karyawan dan Serikat Kerja

5 Februari 2024 - 13:32 WIB

Kasat Lantas Turun Tangan, Wajib Pajak Kembali di Imbau Sukseskan Pemilu

5 Februari 2024 - 13:29 WIB

Sat Binmas Polres Inhu Patroli Keliling Kota Rengat Sambil Serukan Pemilu Damai

23 Januari 2024 - 19:59 WIB

Gakkumdu Polres Inhu Ingatkan Anak-anak Muda Rengat Hindari Politik Uang

22 Januari 2024 - 14:16 WIB

Bandar Narkoba Batang Cenaku Digulung, 26,03 Gram Di Amankan Polisi

21 Januari 2024 - 09:20 WIB

Handphone Personel polsek jajaran polres Inhu di Razia , Ini Hasilnya

18 Januari 2024 - 11:55 WIB

Trending di Hukum