Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 20 Jun 2023 20:03 WIB ·

Kades Talang Sei Parit Sudiman, Terus Berperan Turunkan Angka Stunting bagi Warganya


					[Menara.co.id] Perbesar

[Menara.co.id]

Menara.co.id, Indragiri Hulu- Komitmen Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi dalam menekan angka stunting di Inhu tidak main-main. Upaya serius itu disambut oleh tiap kepala desa/lurah di seluruh kecamatan se-Inhu tanpa kecuali.

Keseriusan menurunkan angka stunting itu secara optimal telah dilaksanakan oleh Sudiman Kepala Desa (Kades) Talang Sei Parit Kelayang Inhu di tiga bulan belakangan ini dengan peduli aktif menyaksikan kegiatan pos yandu uji kesehatan balita di desa yang ia pimpin.

“Kepala Desa/ Lurah sebagai ujung tombak pelayanan publik, bekerjasama secara aktif dengan petugas Puskesmas, kader Posyandu, PKK, petugas Gizi, tokoh masyarakat dan semua unsur masyarakat dalam kegiatan Posyandu untuk menekan angka stunting lebih baik esok”, ujar Sudiman Kades Sei Parit Kelayang, Inhu, Selasa 20/6/2023

Baca juga:  Enzim Sakti yang Hanya Ditemukan di Buah Nanas, Apa Itu?

“Sikap peduli pada kesehatan bayi di desa sangat penting, sekaligus menepis agar tidak ada lagi anggapan bahwa kesehatan masyarakat adalah beban petugas kesehatan saja, namun juga merupakan tanggungjawab bersama termasuk aparatur desa”, sambung Sudiman

[Menara.co.id]
Dikatakan sesuai arahan Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi selama ini bahwa kesehatan bayi dan masyarakat tidak sebatas beban tenaga kesehatan saja.

Melainkan untuk mengurangi Angka Kematian ( AKI ), Angka Kematian Bayi dan Balita ( AKB ) juga diperlukan peran pemerintah desa dan kelurahan sebagai pemimpin yang langsung dekat dekat masyarakat.

“Harus peduli dan berperan mendorong guna menjembatani kesehatan ibu hamil, bayi dan balita ke jenjang medis,” kata Sudiman mengingat pesan Bupati bagi aparatur desa/lurah belakangan ini

Baca juga:  Pemkab Inhu Buka Rakor Pokja PKP dan Pleno Pengendalian Kawasan Kumuh

Dijelaskan peran kades dan jajaran aparatur desa sangat dibutuhkan warga untuk selalu harus peduli bagi perkembangan kesehatan warga masyarakat.

“Bukan sebatas kesehatan bayi saja tetapi juga kesehatan waga dan lingkungan sesungguhnya harus jadi perhatian aparatur desa. Sehingga terjadi sinkronisasi antara ilmu pendidikan dengan kesehatan. Sebab dua aspek yaitu kesehatan dengan pendidikan akan saling melengkapi jika standar kesehatan tercapai,” jelasnya. (Tb/Js/Fs/Hp)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Redaksi Menara badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Serukan Pemilu Damai, Dokkes Polres Inhu Gelar Bakkes Untuk Korban Banjir

3 Januari 2024 - 15:40 WIB

Satgas Banops Dokkes Ops Lilin – LK 2023-2024 Polda Riau Laksanakan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Preventif, Preemtif dan Kuratif

27 Desember 2023 - 23:37 WIB

Cooling System Dokkes Polres Inhu, Imbauan Pemilu Damai dan Patroli Kesehatan

25 Desember 2023 - 21:07 WIB

HUT Humas Polri, Puluhan Kantong Darah Terkumpul Saat Donor Darah di Polres Inhu

2 Oktober 2023 - 18:31 WIB

Bahaya di Balik Nikmat Kentang Goreng

11 Juni 2023 - 20:03 WIB

bahaya kentang goreng

Kepuasan Seksual, Komunikasi Kuncinya!

11 Juni 2023 - 07:57 WIB

Kepuasan Seksual, Komunikasi Kuncinya!
Trending di Kesehatan