Menu

Mode Gelap

Hukum · 28 Jan 2023 12:59 WIB ·

DPD LAI- KGS Prov Riau Mendesak Tutup dan Tangkap Big Bos PT RNT Nekat Rampas Hutan Negara


					Menegemen RNT dan TTN dapat mengusahai lahan status Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Produksi Konversi (HPK) di kaki hutan perawan TNBT itu dengan cara transaksi jual beli lahan melalui aparatur desa. [Menara.co.id] Perbesar

Menegemen RNT dan TTN dapat mengusahai lahan status Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Produksi Konversi (HPK) di kaki hutan perawan TNBT itu dengan cara transaksi jual beli lahan melalui aparatur desa. [Menara.co.id]

Menara.co.id, Indragiri Hulu- Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD)Lembaga Aliansi Indonesia- Komando Garuda Sakti (LAI-KGS) Prov Riau, Rolijan mendesak penyidik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Prov Riau agar segera menutup dan menangkap Big Bos PT Ronatama (RNT), Saibun Sinaga yang telah merampas hutan negara di lereng Taman Nasional Bukit Tiga Puluh.

“Sejak tahun 2020 orang nomor satu di RNT tersebut telah masuk buron Daftar Pencarian Orang (DPO) penyidik DLHK Riau terkait dengan alih fungsi kawasan hutan jadi kebun kelapa sawit miliknya di Desa Sipang, Alim Kecamatan Batang Cenaku dan Desa Siambul Batang Gansal, Inhu, Riau” tandas Rolijan

Dikatakan ayah Reindhard Sinaga pelaku predator, kejahatan seksual di Inggris dikabarkan masih memiliki kasus misteri

Baca juga:  Meriahkan HUT Ke 16, SMKN 1 Peranap Gelar Serangkaian Kegiatan Perlombaan Dan Donor Darah

“Ternyata ayah Reynhard Sinaga masuk Daftar Pencarian Orang atau DPO atau buronan DLH Riau, ini kasus yang menjerat Saibun Sinaga”, jelasnya

Dituturkan ayah Reynhard Sinaga yakni Saibun Sinaga merupakan pemilik perusahaan perkebunan kelapa sawit yakni PT Ronatama di Desa Sipang, Alim dan Siambul Indragiri Hulu, (Inhu) Riau.

Terkait dengan kegiatan perusahaan miliknya itulah Saibun Sinaga terjerat kasus pidana berupa perambahan Hutan Produksi Terbatas atau HPT.

Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Prov Riau masih belum berhasil mendatangkan pemilik RNT, Saibun Sinaga.

Diketahui Saibun Sinaga diperiksa terkait dugaan tindak pidana perambahan kawasan hutan yang dilakukan perusahaan miliknya di wilayah Kecamatan Batang Gansal, Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Baca juga:  Panen Bersama Masyarakat Perbatasan, Wujud Dukungan Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Terhadap Ketahanan Pangan

Kasus buron itu dipastikan setelah ada fakta pemeriksaan dilakukan PPNS DLH Provinsi Riau tahun 2020 lalu.

“Sudah menjadi rahasia umum kalau Saibun Sinaga hingga kini masih berstatus DPO atau buronan”, jelas Rolijan

Namun demikian sebut Rolijan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Rengat atas perkara pidana berupa perambahan HPT yang diduga dilakukan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit itu tidak dijelaskan untuk menindak lanjuti pemeriksaan Saibun Sinaga selaku pemilik perusahaan.

“Sekarang bagaimana sanksi hukum atas perampasan lahan 2000 hektare terhadap pelaku utama Saibun Sinaga masih misteri dan merasa kebal. Dan kemudian kembali nekat merambah lahan baru lagi dengan hamparan yang luas pada lokasi yang sama di lerang kaki Taman Nasional Bukit Tiga Puluh dengan semena-semena, tidak tersentuh hukum”, tutup Rolizan. (Tamb)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Redaksi Menara badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Empat Pelaku Persetubuhan Anak Bawah Umur Diringkus Polsek Lirik

1 Juni 2024 - 18:05 WIB

Polres Inhu Gelar Upacara Sertijab Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek

31 Mei 2024 - 19:37 WIB

Dua Pengedar dan Kurir Sabu di Seberida Dibekuk Satres Narkoba Polres Inhu

31 Mei 2024 - 19:32 WIB

Pengedar dan Kurir Sabu di Seberida Dibekuk Satres Narkoba Polres Inhu

31 Mei 2024 - 19:29 WIB

Polsek Batang Cenaku dan Polsek LBJ Ringkus Pengedar Sabu, Ini Jumlah Barang Buktinya

12 Mei 2024 - 22:36 WIB

Tiga Pria dan Satu Wanita Pengedar Sabu Diringkus Polsek Peranap

12 Mei 2024 - 22:33 WIB

Trending di Hukum