Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Nov 2022 14:58 WIB ·

4 Mayat Ditemukan Tewas Membusuk Di Kalideres, Diduga Penganut Aliran Sesat


					Rumah Penemuan 4 Mayat DI Kalideres, Jakarta Barat Perbesar

Rumah Penemuan 4 Mayat DI Kalideres, Jakarta Barat

Menara.co.id I Jakarta – Warga  Perumahan Citra Garden Extension 1, Kalideres, Jakarta Barat, digemparkan atas penemuan 4 mayat yang sudah mengering di salah satu rumah di kawasan itu pada Kamis, 10 November 2022. Ke 4 mayat tersebut merupakan satu keluarga yaitu Rudyanto Gunawan (laki-laki, 71 tahun), Renny Margaretha Gunawan (perempuan, 68 tahun), Dian Febbyana Apsari Dewi (perempuan, 42 tahun), dan Budyanto Gunawan (laki-laki, 68 tahun).

Penemuan mayat tersebut bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium aroma yang menyengat selama berminggu-minggu dari rumah tersebut. Akhirnya warga yang merasa terganggu dengan bau tersebut melapor kepada RT setempat. Asiung selaku Ketua RT memutuskan untuk memanggil kepolisian setempat untuk membuka rumah yang dicurigai secara bersama-sama. “Jadi total 4 jenazah, kaget luar biasa saya, saya hanya melihat satu itu anaknya,” ungkap Asiung (11/11).

Baca juga:  Kapolsek Kelayang Ringkus Pria Paruh Baya Pengedar Sabu

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce, SIK., M.H., menyampaikan tidak ada tanda-tanda kekerasan dari ke empat tubuh mayat tersebut. Berdasarkan hasil autopsi, diduga tewas karena tidak ada asupan makanan dalam tubuh ke empat mayat tersebut alias kelaparan.

“Jadi berdasarkan pemeriksaan bahwa dari lambung para mayat ini tidak ada makanan. Jadi bisa diduga berdasarkan dari pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama, karena ditemukan dari otot-otot sudah mengecil,” ucap Kapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (11/11).

Dari dalam rumah tersebut, ditemukan benda-benda yang sangat mecurigakan yaitu semangkuk kapur barus di atas meja, bedak bayi padahal bayi tidak ada di rumah tersebut, hingga bekas lilin yang menyala di atas meja dan beberapa buku.

Baca juga:  Delegasi Jaksa ASEAN Melakukan Pertemuan Dalam Rangka Mendirikan Entitas Kejaksaan se-ASEAN

Menurut keterangan Prof. Drs. Adrianus Eliasta Sembiring Meliala, M.Si., M.Sc, Ph.D. seorang pakar di bidang kriminologi, menyebutkan bahwa peristiwa ini mirip dengan kejadian kematian massal pengikut sekte Peoples Temple pimpinan Jim Jones di Guyana, Amerika Selatan, pada 1978.

“Jadi mungkin mirip dengan kelompok yang mati massal di Guyana. Atau yang melakukan sesajian massal di pinggir laut dan malah disapu ombak semua. Karena kematian adalah tujuan akhir, maka mereka tidak takut,” ungkap Adrianus (14/11). (FS)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Redaksi Menara badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Batang Cenaku Gelar Jalan Santai Sinergitas Bersama TNI dan Para Tokoh

20 Juni 2024 - 18:07 WIB

Pastikan Terlaksana Dengan Aman, Kapolres Inhu Pantau Lokasi PSU di Sei Lala

11 Juni 2024 - 22:23 WIB

Meriahkan Hari Bhayangkara, Polres Inhu Taja Jalan Santai dan Fun Bike

11 Juni 2024 - 22:19 WIB

Kapolsek LBJ Bekuk 2 Pengedar Sabu, Ini Jumlah Barang Buktinya

7 Juni 2024 - 20:35 WIB

Dua Pengedar dan Seorang Penikmat Sabu Diamankan Polsek Kelayang

7 Juni 2024 - 20:32 WIB

Pria Paruh Baya Pengedar Sabu Diringkus Polsek Rengat Barat

4 Juni 2024 - 20:10 WIB

Trending di Nasional